Because Of You (Series) Chapter 6

Author : Lee Hyura

Title : Because Of You

Genre : Drama, Romance, Angst, Friendship

Rating : PG-13

Length : Series

Cast :

–          SNSD Jessica

–          SNSD Sunny

–          2PM Nickhun

–          2PM Taecyeon

–          F(x) Victoria

–          SJ Leeteuk

–          SJ Hyukjae

–          SJ Kangin

–          SNSD Taeyeon

===BecauseofYou===

Victoria mengeluarkan kunci kamar yang ia sewa selama ini dengan ragu. Di belakangnya, Jungsoo dan Hyukjae menunggu pintu terbuka sambil bercanda ria. Saat terdengar kunci pintu itu terbuka, Victoria tidak langsung membukanya. Dia malah berbalik—menghadap Hyukjae dan Jungsoo. Kedua pria itu hanya menatap Victoria bingung.

“Kalian tunggu diluar. Biar aku sendiri yang merapikan barang-barangku, ya,” kata Victoria menggumam.

“Wae? Kami bisa membantumu merapikan barang-barangmu kok,” bingung Jungsoo.

“Biarkan aku sendiri yang mengerjakannya!” tekan Victoria agak berteriak. Wajahnya mulai memerah.

Jungsoo tersenyum mengerti. “Geure. Kami menunggu diluar. Cepatlah. Kita harus segera membuka kedai ice cream.”

“Hyung!” protes Hyukjae.

Jungsoo langsung mendesis –menyuruhnya diam. Sementara Victoria berlari masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintu. Hyukjae menatap Jungsoo seakan meminta penjelasan. Jungsoo hanya mengangkat bahunya.

“Aish, kau..” desis Hyukjae kesal.

Victoria pov.

Aku terdiam. Aku bingung harus memulai dari mana. Sungguh! Tapi akhirnya aku memilih untuk melipat semua baju-bajuku dan memasukkannya ke dalam koper. Diikuti dengan barang-barangku yang lain. Saat semua barangku sudah selesai, aku mengambil boneka yang ada di dekat bantal. Boneka itu adalah boneka Jessica yang aku sembunyikan saat kami masih kecil karena Jessica hanya ingin bermain dengan bonekanya. Saat Jessica mulai terbuka padaku, aku mengembalikannya. Tapi dia malah memberikannya padaku.

“Sica-ya..” gumamku sambil memeluk boneka itu.

Aku menarik koperku dan keluar dari kamar. Aku melihat Jungsoo oppa dan Hyukjae yang duduk di depan pintu. Aku langsung membungkuk.

“Maaf sudah membuat kalian menunggu lama,” kataku pelan.

Jungsoo oppa menepuk kepalaku, “Tidak sama sekali. Tidak usah merasa bersalah begitu.”

“Hanya 1 koper, Victoria-ssi?” tanya Hyukjae. Aku mengangguk.

“Kalau begitu, serahkan padaku~” serunya sambil mengambil koperku.

“Pintar. Dengan begitu, aku tidak usah membawa apapun,” cibir Jungsoo oppa.

Hyukjae mengerjap, “Mwo? Curang! Kau yang bawa koper ini!”

“Shireo! Kau sendiri yang ingin membawa koper itu. Jadi kau yang membawanya. Aku baik hati, kan?” sahut Jungsoo oppa sambil menarik tanganku pergi.

“Ya! Ya! Jamkan!” teriak Hyukjae dari belakang, membuat kami berdua menoleh ke belakang.

“Wae?” tanya Jungsoo oppa.

Hyukjae menghampiri kami dan memberikan koperku pada Jungsoo oppa. “Aku baru ingat kalau aku ada janji. Jadi kau yang membawa ini, oke? Annyeong!”

“Ya!” panggil Jungsoo oppa saat Hyukjae berlari pergi meninggalkan kami.

“Aku tahu sebenarnya dia malas membawa koper ini. Dia hanya ingin terlihat hebat di depanmu,” gerutu Jungsoo oppa lalu menghela nafas panjang. “Kkaja.”

“Victoria-ssi?”

Kami berdua menoleh saat namaku dipanggil. Kami melihat 2 pria berpakaian formal agak berlari menghampiri kami. Aku kenal mereka! Reflek, aku menarik tangan Jungsoo oppa agar berlari. Syukur tak jauh dari kami, ada sebuah taksi yang baru saja menurunkan penumpangnya. Kami segera naik ke taksi itu dan mengunci pintu.

“Kedai ice cream Angel Monkey,” kataku. “Cepat!”

Supir taksi itu segera menancapkan gas. Aku menatap ke belakang. 2 pria itu hampir saja menyentuh taksi itu jika supir taksi ini tidak segera menancap gas. Aku menyandarkan punggungku dan menghela nafas kasar.

“Siapa mereka?” tanya Jungsoo oppa.

“Anak buah sahabat adikku sekaligus mantan anak buahku. Aku yakin!” tegasku.

“Huh?”

“Di kedai, aku akan menjelaskannya. Maaf sudah merepotkanmu dan naik taksi ini seenaknya.”

“Gwencana.”

Author pov.

“Kali ini mereka benar-benar bertemu dengan Vivi onnie? Bukan orang yang mirip dengannya? Kau yakin?” tanya Jessica beruntun saat Taecyeon sudah datang untuk menjemput Sunny dan Yoobin.

“Astaga! Kau tidak percaya pada anak buahku? Mereka juga mantan anak buah kakakmu itu. Apa kau lupa kalau aku dan kakakmu itu satu kantor?” balas Taecyeon kesal.

“Aku takut mereka salah lihat,” gumam Jessica kesal. “Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang? Apa aku pergi ke Daejeon?”

“Andwae!”

Jessica menatap Taecyeon bingung. Taecyeon menggigit bibirnya.

“Percuma kau pergi kesana kalau anak buahku belum tahu tempat tinggal kakakmu yang sebenarnya,” jelas Taecyeon.

“Kau benar!” seru Jessica.

“Hm, mian. Tapi aku tidak mengerti ada apa sebenarnya. Sejak kapan kalian mempunyai rahasia tanpa membiarkanku tahu?” sela Sunny yang menggendong Yoobin yang mulai tertidur.

Jessica menoleh dan menyengir, “Taecyeon akan menjelaskannya padamu. Sekarang aku harus pulang. Bye!”

Jessica segera berlari menghampiri Mason yang bermain dengan mobil-mobilannya dan membawa anak kecil itu keluar. Sedangkan Sunny menatap Taecyeon menginterogasi. Taecyeon hanya membalasnya dengan tersenyum paksa.

>>>

“Bagaimana jika kita pergi ke Supermarket dan membeli beberapa snack? Setuju?” tanya Jessica pada Mason.

Mason mengangguk cepat, “Setuju!”

“Tapi kau janji segera mengerjakan tugasmu saat kita sampai dirumah nanti.”

Mason mengerucutkan bibirnya, “Kenapa begitu? Aku pusing, capek! Jadi nanti malam saja, Noona~”

“Kalau begitu, tidak ada es krim untukmu!” kata Jessica.

“Noona!” rengek Mason.

“Shireo! Lagipula, tinggal beberapa blok lagi, kita sampai di rumah. Kau terlambat,” sungut Jessica main-main.

“Aku tidak mau mengerjakan tugasku!” ancam Mason.

“Aku tidak peduli! Yang pasti, kau tidak akan boleh bermain dengan Nickhun hyungmu,” ancam Jessica balik.

“Biarin! Nickhun hyung kan selalu sibuk.”

“Kalau begitu kau tidur sendiri.”

“Noona!!”

Jessica terkekeh. Dia menggendong Mason dan menciumnya gemas. Mason hanya diam dan tak protes.

Tin..

Jessica dan Mason menoleh ke belakang saat mendengar suara klakson mobil dari belakang mereka. Jessica kenal mobil itu. Nickhun..

“Annyeong, yeobo~” seru Nickhun setelah memunculkan kepalanya lewat jendela pengemudi. Wajah Jessica memerah karenanya.

“Noona.. wajahmu merah. Setiap wajahku merah, mamaku bilang aku sakit. Kalau wajahmu merah, berarti noona sakit?” celetuk Mason. Jessica langsung menutup mulut Mason seraya menggeleng cepat.

“Kau sakit?” Nickhun keluar dari mobilnya dan mengambil Mason dari pelukan Jessica. Dia tersenyum pada Jessica.

Sial, runtuk Jessica dalam hati. Wajahnya semakin merah.

“Kkaja, cepat masuk ke mobilku. Kebetulan ada kakakku di dalam,” ajak Nickhun sambil menarik tangan Jessica ke dalam mobilnya.

Nichan yang duduk di jok depan, segera pindah ke jok belakang. Sedangkan Jessica duduk di tempat Nichan tadi. Dan Mason duduk di belakang bersama Nichan.

Hi, Sica. Long time no see you. Terakhir, kita bertemu saat pernikahan, kan?” celetuk Nichan.

Jessica menoleh ke belakang dan mengangguk. “Yep. Sudah lama tidak bertemu denganmu, Nichan.”

“Hmph! Bagaimana kalau panggil aku oppa seperti kau memanggil Nickhun?” pinta Nichan.

“Ne?” pekik Jessica kaget.

“Memang kenapa? Kau tidak suka?” sahut Nichan sambil mengangkat Mason agar anak kecil itu duduk di pangkuannya.

“Oh iya, apa yang kau lakukan disini, Nichan? Ada urusan pekerjaan?” tanya Jessica –mengalihkan pembicaraan.

“Tidak. Aku ke sini untuk mengganggu rumah tanggamu dan Nickhun. Jadi apa alasanmu tidak mau memanggilku oppa?”

Jessica menelan air liurnya saat Nichan membelokkan topik pembicaraan ke awal lagi. Terlebih setelah mendengar jawaban Nichan. Dia tersenyum kecut. “Siapa bilang aku tidak ingin, oppa? Kau kakak iparku. Jadi, aku kira aku memang harus memanggilmu begitu, Nichan oppa..”

Tiba-tiba Nickhun membelokkan mobilnya dengan kasar memasuki halaman rumahnya. Jessica berteriak kaget. Sedangkan Nichan menyeringai.

“Hey! Kau lupa kalau di sini ada anak kecil?” bentak Jessica.

Nickhun keluar dari mobil dan membuka pintu belakang. Ia menggendong Mason dan masuk ke dalam rumah.

“Ada apa dengannya?” tanya Jessica menggumam.

“Masalah cinta,” sahut Nichan.

“Ne?”

>>>

Jungsoo menghembuskan nafas kasar. Dia menggaruk tekuknya karena bingung. Dia tidak tahu harus berbuat apa. Yang pasti setelah mendengar cerita Victoria, Jungsoo tahu bahwa Victoria berasal dari keluarga yang terpandang. Nasibnya di pertaruhkan ditangan Victoria.

“Kau tahu kan kalau keluarga bisa dengan mudah memasukkanku dan Hyukjae ke penjara? Aku tidak memikirkan diriku. Aku hanya kasian pada Hyukjae yang tidak mengerti apa-apa,” ujar Jungsoo.

“Tenang saja. Karena keluargaku memiliki perusahaan besar dan dan mempunya hubungan kerja dengan banyak orang, mereka tidak akan repot-repot memikirkan kepergianku. Kecuali.. jika hanya aku yang bisa menyelesaikan sebuah masalah yang sedang mereka hadapi,” kata Victoria.

Jungsoo menatap Victoria, “Kau yakin?”

“Sangat yakin!”

Jungsoo tersenyum lebar. Dia melirik boneka yang sedari tadi dipeluk oleh Victoria. “Bonekamu?”

“Ne. Biasanya aku tidak pernah lepas dari boneka ini. Tapi karena aku harus mencari kerja, jadi aku harus mau lepas darinya. Eh, malah pingsan di tengah jalan dan ditolong oleh kalian. Hingga akhirnya aku harus berpisah dari boneka ini selama beberapa hari. Uh!” jelas Victoria.

“Jungsoo oppa~~ aku datang! Berikan aku satu cup es krim rasa strawberry chocochip, ya!” seru Taeyeon yang ditemani oleh suaminya.

“Baik!” Jungsoo segera membuka pintu lemari kaca yang menjadi tempat para drum-drum berisi es krimnya itu.

“Annyeong, Tae,” sapa Victoria.

“Annyeong, Vic! Kau bekerja disini?” balas Taeyeon riang. Dia menarik tangan suaminya. “Kenalkan. Ini suamiku, Youngwoon oppa.”

“Ani, kau bisa memanggilku Kangin,” ralat pria itu. Taeyeon langsung menatapnya memprotes.

“Victoria imnida. Mannaseo bangapseumnida, Kangin-ssi,” balas Victoria.

“Siapa yang memperbolehkan dia memanggilmu Kangin? Dia sudah dekat denganku, oppa!” protes Taeyeon.

“Aigo, Taeyeon-ah.. tetap saja aku harus memakai namaku selama aku menjadi DJ radio,” rajuk Kangin. Taeyeon membuang muka.

“Jangan hiraukan pasangan itu, Victoria-ssi. Mereka memang aneh,” peringat Jungsoo. Dia memberikan 1 cup besar berisi strawberry chocochip milik Taeyeon. “Ini es krimmu, Taeyeon-ah.”

“Siapa yang kau sebut aneh, oppa?” desis Taeyeon tajam sambil merampas es krimnya kasar. Jungsoo hanya terkekeh pelan.

>>>

“Kemana kedua orangtuamu, oppa? Aku tidak melihat mereka sejak kita pulang,” tanya Jessica sambil menghempaskan tubuhnya di sofa –tepat di samping Nickhun yang sedang menemani Mason menonton kartun Tom & Jerry The Movie.

“Memang mereka tidak bilang kalau mereka harus kembali ke Thailand untuk urusan bisnis mereka?” Nickhun balik bertanya.

Jessica menoleh dan menggeleng pelan. “Tidak.”

Nickhun berdecak. “Benar-benar..”

“Hei, ada paket dari Mommy, Khun!” seru Nichan yang sedang melewati ruang tengah dari teras setelah menerima paket itu.

“Buatku?” sahut Nickhun sambil menoleh ke arah kakaknya.

Nichan menghampiri mereka dan memberikannya pada Jessica. “Tidak. Tapi untuk Jessica.”

“Oh, thanks, oppa..”

Jessica menerima paket itu dan membukanya. Nickhun ikut melirik isi paket itu. Mereka terbelalak melihat isinya. Sedangkan Nichan terkikik pelan.

Lingerie?, pikir Nickhun dan Jessica bersamaan.

===BecauseofYou===

Cuma pengen kasih tau kalo rating bisa berubah jadi PG 15 tiba-tiba karna beberapa alasan ^o^

Dan mian untuk typo .__.v

Terakhir, maaf kalo feelnya ga dapet dan cerita dataarrrr

Advertisements

12 responses to “Because Of You (Series) Chapter 6

  1. Lucu deh …
    Kenapa tuh khun oppa??
    Cemburu yya sica Onnie manggil Nichan dengan sebutan oppa ??
    Kekekekekeke
    Apa itu isi paketnya ??
    Penasaran ?!
    Aigoo kenapa vic Onnie kabur siih ??
    Moga anak buahnya cepet nemu vic Onnie, n sica Onnie cepet ketemu vic Onnie !!
    AMIN …
    Lanjut yya…
    Jangan lama” makin penasaran niih !!

  2. annyeong 😀 aku reader baru ^^ keren chingu ff nyaa 😀 itu si jessie dikasih itu untuk apa o.o *otak yadong keluar*
    haha
    lanjutin ya chingu 😀 jan lamalama kalau lama ntar rumah mu ku bakar *maksa* *candaaa

  3. Hwaa aku baca dr part 1 langsung ngebut sampe part ini..
    Daebak thor ceritanya..
    Ayo lanjutin thor,, ayo ayo ayo #narikNarikBajuAuthor
    Sumpah seru banget. Penasaran. Emang Lingerie itu apa thor?
    Aku suka banget tiap adegan2 antara Jessica Nickhun.. Adegan?? #emangSinetron??

  4. Huahaha … beneran, aku ngakak wkt tau isi paketnya … lingerie, haha …
    nggak bisa mbayangin, deh, tampangnya Horvejkul Brothers wkt tau isi paketnya lingerie, huahaha … but, buat apa juga Mommy-nya Nickhun ngasih barang kyk begituan.
    ff-nya daebak bgt, chingu … apelagi pas tau pairingnya kopel kesukaanku, haha … lanjut, ya ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s