I Choose To Love You (Chapter 1)

Author : Lee Hyura

Title : I Choose To Love You

Genre : Romance, Angst, Comedy

Rating : PG 13

Cast :

–         JYJ Jaejoong

–         SNSD Jessica

–         SNSD Sooyoung

–         JYJ Junsu

–         2NE1 Sandara

 

===ichoosetoloveyou===

Pagi hari, Jaejoong sudah diganggu oleh suara-suara berisik dari luar kamarnya. Dia menyibak selimutnya geram dan keluar dari kamarnya. Dia dibuat tercenggang saat melihat pemandangan luar kamarnya. Lantai basah dan masih terlihat beberapa debu yang menempel. Air yang mengenang dibawah vas bunga. Dan paling parah adalah dapur bersihnya yang kini berantakan! Kaki Jaejoong melemas melihatnya.

“Jessica!” teriaknya geram.

“Ne~” Wanita yang ia panggil terlihat berlari kecil menghampirinya dari ujuang ruangan.

Penampilan wanita itu semakin membuat Jaejoong tercenggang. Jessica mengenakan T-Shirt merah bergambar hati putih dibagian dada dan bertuliskan ‘Love You’ keluaran Louis Vuiton yang dipadu dengan celana pendek berbahan jeans bermerk Gucci. Jaejoong mencium harum parfum Cherry yang sepertinya mahal dari tubuh Jessica yang sudah berada 1 meter didepannya. Sayang Jaejoong tidak kenal merk parfum wanita.

Jaejoong menatap tajam Jessica, membuat wanita itu salah tingkah. Benar-benar aneh! Mana ada pembantu dengan penampilan kelas atas?

“Ada apa?” tanya Jessica pelan.

“Rapikan semuanya!” Jaejoong akhirnya memilih untuk menahan amarahnya dan kembali ke dalam kamar. Dia pergi ke kamar mandi, bersiap untuk bekerja.

>>>

Sandara mendesah pelan saat IPhone berwarna silver elegan di atas meja kerja Jaejoong berdering. Dia segera merebutnya sebelum Jaejoong sempat menyentuhnya. Tanpa babibu, dia me-reject telepon itu.

“Ya~” desah Jaejoong pelan.

“Sesekali katakan pada mereka kau tidak bisa diganggu saat jam kerja!” omel Sandara.

“G-geundae—“

“Jangan membantah!”

Jaejoong mendecak lalu membasahi bibirnya. “Sejak menjadi calon pengantin, kau semakin galak saja.”

What?!” Sandara berkacak pinggang. Pandangan tajam menusuknya diarahkan pada Jaejoong.

“Uh~ aku hanya bercanda, oke?” seru Jaejoong cepat.

“Terserah! Cepat periksa proposal itu.”

Sandara berbalik badan dan keluar dari ruangan Jaejoong. Jaejoong menghela nafas pendek. Dia mulai membuka lembaran proposal dengan kasar. Akhirnya Jaejoong menghempaskan proposal itu ke mejanya dan mencari IPhone-nya. Tapi tak ada di mana-mana!

Pasti ulah Sandara!

Jaejoong menghela nafas pasrah. Mau tak mau, dia harus segera menyelesaikan tugasnya untuk mendapatkan smartphonenya kembali.

“Oh, Kim Sajangnim!”

Jaejoong mendongak saat namanya dipanggil oleh suara nyaring Sandara. Wanita itu tersenyum lebar.

“Ummamu akan berkunjung ke apartemenmu,” lanjut Sandara.

“Apa?!”

“Kenapa?”

“Di apartemenku… ada pembantu yang baru aku pekerjakan kemarin. Dan aku belum membicarakan itu pada orangtuaku!” pekik Jaejoong panik.

Sandara menggeleng sambil berdecak.

>>>

Jessica menghempaskan tubuhnya di sofa dan mencari posisi ternyaman. Ia membuka novelnya. Tentu saja dia berani melakukan itu saat semua pekerjaannya sudah selesai. Ditemani lagu dari IPhone yang terhubung dengan earphone, ia memulai ritual siang harinya.

Terkadang, ia menyesali perbuatannya. Tapi tak jarang pula bersyukur mengambil langkah seperti ini. Yah, walaupun dia harus menjadi seorang pembantu. Entah apa kata orang-orang disekitarnya jika tahu kehidupan Jessica sekarang. Tapi dia rasa, dia takkan peduli.

Ting… tong…

Jessica langsung berlompat dari tempatnya dari berlari ke depan tanpa menyimpan smartphonenya terlebih dahulu. Tanpa memeriksa layar panel, dia membuka pintu. Seorang wanita lanjut usia lah yang datang dan memberikan tatapan tajam pada Jessica.

“Kau… pacar keberapanya, uh? Aku tidak tahu kalau Jaejoong membiarkan pacarnya tinggal di apartemennya,” selidik wanita itu.

Jessica meringis seraya mengambil beberapa langkah ke belakang tanpa bisa membalas apapun. Tapi wanita itu malah mendekatinya. Akhirnya Jessica tersudutkan. Jessica berdecak pelan.

“Sejak kapan kau tinggal disini?” tanya wanita itu lagi.

Jessica menggigit bibirnya. “Kemarin..”

“Jeongmal?”

“Umma!”

Proses interogasi itu terganggu oleh sebuah suara. 2 wanita itu menoleh ke asal suara. Disana, Kim Jaejoong dengan keringat mengalir di wajahnya. Jaejoong menghampiri mereka berdua sambil mengatur nafasnya. Jessica menggigit bibirnya. Jaejoong benar-benar mempesona saat seperti itu.

Ah!, desahnya pelan. Secepatnya Jessica membuat pikiran itu.

“Kenapa berkeringat seperti itu?” tanya Jessica.

Jaejoong meliriknya, “Tadi aku naik lewat tangga darurat karena 1 life sedang rusak dan satunya kelebihan kapasitas.” Jessica membulatkan mulutnya tanda mengerti.

“Kau masih belum berubah, ya?” tanya wanita yang dipanggil umma oleh Jaejoong –terdengar sebesit nada geram di kalimatnya.

“Mwoya?” bingung Jaejoong.

Nyonya Kim memukul kepala anaknya dengan tas tangannya sambil mendesis. Jaejoong langsung mengerang pelan seraya mengelus kepalanya.

“Sudah ku bilang. Jangan mempermainkan wanita lagi. Kau mau terkena karma, hah? Jika kau malah jatuh cinta dengan wanita jelek, miskin dan mengerikan, aku tidak mau tahu!” omel nyonya Kim.

“Apa maksudmu, umma?” tanya Jaejoong yang masih clueless.

“Dia pacarmu, kan?” nyonya Kim menoyor kepala Jaejoong sekali lagi. “Bukankah aku sudah bilang jangan berpacaran dengan sembarang orang lagi? Kau sudah ku jodohkan, Jae!”

“Tapi dia adalah pembantuku,” jelas Jaejoong.

“Mana mungkin pembantu berpenampilan seperti dia. Lihat dia baik-baik! Aku tidak bodoh!” bentak nyonya Kim.

Ibu dan anak itu menatap tajam Jessica yang masih dalam keadaan clueless. Dia mengerjap takut. Ya tuhan, ada apa ini?, batinnya.

  1. Kulit berwarna putih susu. Terlihat terawat dan halus.
  2. Rambut yang tergerai itu terlihat sehat dan terawat.
  3. Pakaian bermerk mahal dan kelas dunia.
  4. Wangi parfum cherry yang diyakini juga bermerk kelas dunia.
  5. Gadget berupa IPhone
  6. Gaya yang elegan. Bahkan terkadang beraura layaknya seorang boss.

Jaejoong berdecak pelan, speechless. Dia baru menyadarinya. Bahkan Jessica masuk ke level atas dari semua wanita yang pernah dikencaninya.

“Ne, majayo. Dia pacarku. Dia satu-satunya. Oh, mungkin terakhir. Sekarang aku hanya berhubungan dengannya selama 3 bulan terakhir ini,” kata Jaejoong akhirnya. Mulut Jessica sedikit terbuka karena terkejut.

“Kau jangan main-main, Kim Jaejoong!” bentak nyonya Kim.

“Aniya, aku jujur.”

===ichoosetoloveyou===

Taman belakang rumah megah milik seorang pengusaha besar merupakan tempat favorit anak-anak angkatnya. Pengusaha yang tetap melajang di umurnya yang ke 50 itu memang sengaja mengangkat seorang anak lelaki dan seorang anak perempuan untuk meneruskan perusahaannya. Gazebo kecil yang terbuat dari kayu jati di ujung kolam renang adalah tempat terfavorit keluarga itu. Tapi itu dulu, saat 10 tahun yang lalu, saat kedua anak angkatnya masih berusia remaja.

Kim Junsu adalah nama anak angkat lelaki pengusaha tua itu. Kini Junsu berada di gazebo itu sambil menatap air kolam renang yang biru jernih. Sesekali ia menyesap jusnya. Di otaknya hanyalah tentang adik perempuannya yang hilang –tepatnya kabur. Bagaimana caranya ia menemukan adiknya yang kabur itu?

“Jessica Jung… dimana kau sekarang? Ck,” gumamnya.

Ayah mereka memang tidak memaksa mereka untuk berganti marga mereka menjadi marganya. Itu sebabnya Junsu dan Jessica sepakat untuk tetap dengan marga mereka.

“Kepergianmu itu membawa banyak masalah! Apa kau tidak mengerti? Dasar bodoh!”

===ichoosetoloveyou===

 

Sooyoung memutar matanya jengah sambil mengganti channel tv saat Jessica menceritakan harinya.

“Kau bodoh sekali… harusnya kau berpenampilan lebih sederhana! Dan harusnya kau mengganti smartphonemu itu menjadi android atau apalah itu. Dan untuk apa kau memakai parfum? Kau hanya di apartemen sepanjang hari,” omel Sooyoung.

Terdengar Jessica berdecak, “I know! I really do! Itu hanya kecelakaan kecil, Soo… dan aku menyesal. Dan akhirnya wanita tua itu menatapku seolah ia ingin mencincangku sepanjang waktu dia di apartemen ini! Argh, boleh aku berhenti?”

“Kau selalu saja seperti ini! Baru hari pertama bekerja, sudah berbuat masalah dan merengek ingin berhenti! Aku tidak mau tahu, mengerti? Kau bisa berhenti saat bosmu memecatmu. Itu kan janjimu saat sebelum kau resmi bekerja dengan majikanmu yang sekarang?” tolak Sooyoung.

“Ah, kau menyebalkan!” teriak Jessica gemas lalu memutuskan hubungan telepon.

“Biarkan. Supaya kau bisa dewasa dan tidak menyusahkan lagi,” sahut Sooyoung menggumam walaupun ia tahu Jessica tidak akan mendengarnya.

===ichoosetoloveyou===

Jessica menatap IPhonenya kesal lalu memaki benda itu seakan benda itu adalah Sooyoung. Setelah 5 menit, dia sudah puas memakinya dan meletakkan benda canggih itu diatas meja disamping kasurnya. Dia membaringkan diri dan menghela nafas panjang. Dia tidak menyangka hidup di dunia luar rumahnya itu sangatlah menyebalkan. Tapi jika ia harus memilih, dia akan memilih kehidupannya yang sekarang. Jauh dari rumahnya.

Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka. Terlihat Jaejoong dengan pakaian casual dan rambut basah karena baru selesai mandi. Jessica tersentak kaget.

“Kau menyebalkan! Kenapa tidak mengetok pintu?” gerutu Jessica.

“Biarkan saja. Ruangan ini kan juga milikku,” sahut Jaejoong santai.

Jessica mengerucutkan bibirnya lalu mengubah posisi menjadi duduk. Ia memperhatikan bosnya itu. Jaejoong memang mempesona. Dia terlihat selalu menggoda disegala kondisi.

Apalagi setelah mandi… ya, Sica! Apa yang kau pikirkan?!

Jessica menggelengkan kepalanya gemas. Jaejoong hanya menatapnya bingung.

“Ada apa?” tanya Jessica dengan nada malas.

“Aku lapar. Kau belum memasak apapun,” kata Jaejoong.

What? Jessica menggigit bibirnya. Jaejoong yang menyadari perubahan ekspresi Jessica, hanya mengernyit.

“Wae?” tanya Jaejoong.

“Uh?” Jessica mengangkat kepalanya. “A-ani.. hanya saja..”

Seumur-umur dia tidak pernah menyalakan kompor. Bagaimana bisa dia memasak? Seperti tadi pagi. Baru saja dia ingin menyiapkan alat-alat memasak, dapur itu sudah ia buat berantakan saja.

“Hm?”

“Aku tidak bisa memasak.” Jessica menggeleng cepat. “Ah, maksudnya aku bisa. Hanya saja—“

“Baiklah, biar aku saja yang memasak,” potong Jaejoong.

“Eh?”

Dasar wanita menyusahkan! Kalau tidak bisa bekerja, harusnya dia tidak usah bekerja, gerutu Jaejoong dalam hati.

Jessica segera bngkit dan mengejar Jaejoong saat Jaejoong sudah mulai menjauh dari kamarnya. Pria itu berjalan santai seakan tidak menyadari bahwa Jessica sedang berusaha mensejajarinya.

“Ibumu sudah pulang?” tanya Jessica.

Jaejoong mengangguk, “Wae? Kau ingin bertemu dengannya lagi?”

“ANIO!” pekik Jessica. Jaejoong langsung menutup telinganya.

“Aish, kita makan diluar saja. Aku sudah kehilangan niat untuk memasak,” gerutu Jaejoong. Jessica meringis pelan.

“Cepat ganti pakaianmu!” suruh Jaejoong. Jessica mengangguk.

===ichoosetoloveyou===

Hello semua~ cepet kan updatenya? Tumben ya? Huehehe

Komen ya. Kalo ga komen, ga akan dilanjut!

Mian kalo aneh ceritanya. Udah lama ga buat ff sih XD *eh

Advertisements

26 responses to “I Choose To Love You (Chapter 1)

  1. Annyeong. .
    Wah, ,
    ff nya unik. .
    JaeSica lagi cast.ny. .
    Udh lama g bca ff dgn cast ini. .
    Q suka gaya bhasanya yg simple tp mudh diphami. .
    Alurny juga g dibuat” . .
    Ditunggu part slanjutnya. .

    • huahaha.. unik ya? tumben loh ada yg bilang gitu ke aku .__.
      serius gaya bahasanya ga aneh? ini ff pertama loh yg gaya bahasanya kayak gini -.-
      gomawo ya udah komen ^^

  2. kyaaaa~
    fara kenapa gak bilang punya ff baru eoh??
    untung tadi eon sempet liat-liat blogmu u,u
    ahhh suka suka suka banget banget banget sama nih ff..apalagi karakternya sica n jae,,sumpah cocok bangettt~ serasi~~~
    gila aja sica pembantu tapi modis banget, ckckck pembantu masa kini kayak gitu kali ya? lebih modis dari majikan *eh? #ditabok JJ
    eon yakin jae betah dirumah tuh kalau pembantunya kayak sica, bikin seger 😀 secara pembantu sama model gak jauh beda *.*
    sumpah jadi gregetan banget sama nih couple..udah nikah aja 😀
    saeng, kalau ff ini dilanjut kabarin eon ya..

    • huehhehe, aku emang ga pernah bilang-bilang kok kecuali soal ff cheonsa team dan because of you -_-v
      jiah dasar yg lagi berhati jaesica XD
      huahaha, kan ada alasannya kenapa modis .___. tapi aneh banget ya emang. mana ada pembantu semodis dia -__-
      bener! ini sih ga ada bedanya antara pembantu sama model. huahahaha
      dih masa langsung nikah? mana nyambung? -___-
      wokeh, aku kabarin deh kalo aku udah update nih ff ya ^^

  3. daebak!keren!sica eonnie kalo mau jadi pembantu sadar diri dong,hehehe masa pake baju bermerek. .
    Aku suka alurnya ga terlalu cepat dan asik bacanya.semangat chingu!

  4. JaeSica is COMEBACK!!!

    Wahh.. Sekarang jarang banget nemu FF Jaesica. Keren, lucu sumpah nih FF 😀

    Sica itu pembantu atau apa sih? Kalau aku punya pembantu kyk gitu, bisa-bisa temen2 cowokku sering mampir ke rumah !! Lol

    lanjut!!

  5. Pembantu elite!!^o^
    mommy jess bodoh banget, sih!*digetok-.-v
    nah~ salah satu yang bikin penasaran itu.. “kenapa sica kabur dari rumah?” terus “dara itu gak ada hubungan apa2kan sama papu jee? dara sama GD aja kan?*loh”
    asik loh bayangin jun-chin jadi kakaknya sica. pasti adanya cuma penuh kehebohan karena kebodohan masing-masing! XD
    ok. di part ini aku bisa bayangin pesona papu kemana-mana*ngalay
    aku mau ke part 2 lagi.. bye bye~ :p

  6. kenapa jaejoong bilang kalo jessica itu pacarnyaa?? ._. trs knp jessica penampilannya kaya gitu? padahal kan dia jadi pembantu -_-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s