[Prolog] Trust and Lie

trust and lie

Author : Lee Hyura

Title : Trust and Lie

Genre : Action, Romance, Violent

Rating : PG 15

Length : Series

Main Cast : Kai – Jessica – Luhan

=== Trust and Lie ===

Perjalanan kembali ke markas terasa canggung. Sekali lagi, mereka baru saja ditarik masuk kuburan lebih cepat dari yang tertulis buku nasib. Gedung yang sedang mereka sergap karena diduga menjadi markas teroris domestik itu meledak di lantai bawah dan menyebabkan kebakaran yang lumayan parah. Kobaran api cepat merambat ke segala arah. Dan yang membuat Jessica kesal adalah ketika otak gila Chanyeol kembali beraksi. Pria jangkung itu berpikir melompat dari lantai 13 adalah jalan tercepat dan teraman untuk keluar dari gedung itu.

“Aku benci aura kelam menemani perjalanan pulang kita,” gerutu Chanyeol.

Kai memutar matanya. “Ya setidaknya ini lebih baik daripada melompat dari lantai 13.”

***

Jessica mengambil cuti sehari. Sebagai rekan yang setia, Kai ikut mengambil cuti. Sebenarnya tidak ada alasan yang penting bagi Jessica untuk mengambil cuti. Karena pada akhirnya, Kai tahu Jessica hanya akan menghabiskan hari kosongnya dengan menonton film di rumah Luhan. Entah karena sudah kebiasaan atau memang Jessica yang tidak punya apapun untuk menonton film di rumahnya.

Bukannya Jessica tidak punya uang. Jika kau melirik buku tabungannya, kau akan tercengang dengan air liur mengalir deras. Kai sudah beribu kali memaksa Jessica untuk membelanjakan uangnya tapi selalu berakhir dengan Jessica memberikan kartu ATM beserta kodenya kepada Kai dan menyuruh pria itu untuk belanja sepuas-puasnya.

Kai kembali dari dapur dengan secangkir es jeruk dan duduk di samping Jessica yang sedang serius menonton film. Serius? Kai bahkan tidak yakin Jessica memang serius menonton film itu atau dia hanya memasang ekspresi serius di setiap saat ia menonton film. Kenyataannya Jessica memang menonton segala macam film. Namun setiap emosi dari film tidak pernah bisa menembus hatinya.

“Kenapa kau tertawa, Kai?”

Jessica akan bertanya seperti itu saat Kai tertawa karena scene lucu di film komedi.

“Kok mereka menangis? Ayah mereka tertembak karena melindungi mereka. Harusnya mereka tersenyum bangga, kan?”

Dan itu lah yang ditanyakan oleh Jessica saat menonton scene yang sedih dengan ekspresi polos.

“Kau sudah menatap lukisan itu sejak 3 menit 37 detik yang lalu, Luhan,” komentar Kai seraya meneguk es jeruknya.

Luhan mengerutkan keningnya hingga kedua alisnya hampir menyatu, tangan kanannya menopang dagunya. “Aku merasa ada yang kurang dari lukisan ini,” sahut Luhan.

“Cukup tambahkan warna putih,” celetuk Jessica.

Kai mendengus pelan. Lagi-lagi warna putih. Kalau Kai tidak ingat Jessica mempunyai pangkat yang lebih tinggi darinya, Kai sudah menepuk kepala Jessica agar kepala itu bisa sedikit benar. Lagipula dia memang tidak bisa melakukan itu karena berbagai alasan.

“Sudah jam 4 sore. Kau bilang kau ada kencan di jam 5, kan, Kai?” seru Luhan.

Kai melirik jam dinding di ruangan itu sambil tersenyum kecil. Dia memang mempunyai kencan dengan seorang wanita cantik nan seksi. Wanita itu adalah saksi mata yang Kai wawancara terakhir. Ya, namanya Hyorin. Seorang dokter forensik muda.

Luhan akhirnya menatap Kai yang belum juga memberi reaksi. Dia kesal jika seseorang mengacuhkannya. Dia berdeham kecil, membuat Kai menoleh ke arahnya. Sambil meletakkan gelas berisi es jeruk di meja, dia bangkit lalu meraih jaket merahnya. Dia mengedipkan matanya kepada Luhan. Luhan membalasnya dengan ekspresi jijik.

“Ew, I’m not gay!” desis Luhan.

Jessica tertawa geli mendengarnya.

***

Tidak ada alasan bagi Kai untuk menganggap hari ini adalah hari yang indah setelah kencannya bersama Hyorin kemarin. Aura kelam terus ia pancarkan sejak ia bangun dari tidurnya. Untuk pertama kalinya, ada seorang wanita yang mengatakannya payah. Itu cukup membuat hati kecilnya bersedih.

“Wow!” seru Jessica begitu ia memasuki ruangannya. “Kemana perginya si Cassanova Kai yang selalu beraura ceria?”

“Dia sedang pergi ke dasar samudera Pasifik,” jawab Kai asal. “Dan ingat, Jess. Aku bukan Cassanova. Kau tidak tahu seberapa menjijikannya legenda orang yang bernama Cassanova, ya? Dia tidur dengan semua wanita setiap hari. Setiap hari—“

Jessica segera menutup kedua telinganya sambil bernyanyi asal. “Lalala~~ aku tidak mau dengar! Aku tidak mau dengar!”

Kai tertawa. Jessica memang tidak pernah mau mendengar kisah-kisah yang menyinggung seks. Itu menjijikan baginya. Kai sangat yakin Jessica dan Luhan memang tidak pernah melakukannya walaupun sudah berpacaran bertahun-tahun lamanya. Pria dewasa dan wanita dewasa yang terjebak dalam hubungan yang menyedihkan.

Kai menyeringai tipis. “Kalau begitu berhenti memanggilku dengan nama itu karena aku tidak memberikan tubuhku secara gratis kepada semua wanita seperti Cassanova. Mengerti?”

Jessica memutar matanya jengah. “Ha, terserah! Hei lihatlah, aura kelammu sudah hilang sekarang!”

Kai menggeleng pelan sambil tersenyum. Dia akui hanya Jessica yang bisa memperbaiki moodnya.

>>>

Ruangan itu berisi 3 pria dan 3 wanita yang terdiri dari Hyoyeon, Chanyeol, Sehun, Taeyeon, Jessica dan Kai. Sehun berhadapan dengan laptopnya sedangkan kelima lainnya dengan beberapa lembar kertas. Mereka sedang mendiskusikan tentang sebuah kasus pembunuhan berantai.

Pembunuhan tersebut sempat berhenti selama 3 tahun lalu kembali terjadi seminggu yang lalu. Korbannya dipilih secara acak namun memiliki ciri yang sama. Perempuan dengan tinggi berkisar 160-170 cm, terikat pernikahan, berambut coklat kepirangan dan berwajah agak kebaratan.

“Semua ciri tertuju kepada Jessica. Ya selain terikat pernikahan,” komentar Kai.

Taeyeon mengetuk jarinya di atas meja. “Itu sebabnya Jessica akan menyamar.”

“Tunggu! A-apa?” Kai menatap Taeyeon tak percaya lalu menoleh ke Jessica yang berwajah tenang. “Kau yakin akan melakukannya, Jess? Lalu siapa rekanmu kali ini?”

“Duh, Kai..” Jessica memutar matanya. “Kalau bukan kau, siapa lagi? Kita akan menyamar sepasang pengantin baru.”

“Kalian pasti sudah merencanakan ini, ya?” desis Kai.

“Sudahlah, Kai. Lagipula siapa lagi yang cocok dengan Jessica selainmu setelah Kyuhyun diambil oleh FBI?” sahut Chanyeol.

Kai berdecak saat teringat Kyuhyun. Sebelum Kyuhyun dipindahtugaskan ke FBI, Kyuhyun selalu ditunjuk menjadi rekan Jessica untuk kasus-kasus berat walaupun Jessica sudah menjadi rekannya. Itu sebabnya Kai berusaha keras untuk menunjukkan dia lah rekan terbaik Jessica. Akhirnya usahanya berbuah manis juga setelah Kyuhyun keluar dari KCIA. Kini, semua orang menganggapnya sebagai rekan Jessica yang paling sempurna.

“Data terakhir, pelaku dicurigai tinggal di perumahan mewah di pusat kota. Mobil yang dipakainya untuk membuang korban terakhir kali terlihat di kamera pengawas,” jelas Sehun

Sehun menjalankan laptopnya agar semua bahan yang sedang ia jelaskan terpampang di layar televisi besar. Setelah semuanya selesai, dia bangkit dan berdiri di samping televisi touch screen tersebut. Jari Sehun bermain lincah di layar televisi dan video CCTV pun terputar. Terlihat mobil SUV hitam melaju melewati gerbang dengan nomor plat yang sama dengan milik pelaku.

“Untuk sementara, kita mempunyai 4 orang yang cocok menjadi tersangka.” Sehun menyentuh layar televisi lagi hingga data ketujuh orang dimaksud pun muncul. “Yang pertama adalah Lee Donghae. Dia memiliki perusahaan keramik terkenal. Kedua adalah Shim Changmin. Dia adalah produser film. Ketiga adalah Nickhun Horvejkul. Dia adalah model sekaligus pemilik kafe terkenal. Dan yang terakhir adalah Kris Wu. Diketahui dia adalah ilmuwan yang sedang meneliti tentang penyakit langka yang diderita oleh salah satu warga negara kita. Keempatnya memiliki catatan kriminal tentang penganiayaan terhadap wanita.”

“Yang paling cocok adalah Kris Wu. Ilmuwan biasanya psikopat, kan?” celetuk Chanyeol.

Hyoyeon menggeleng tak setuju. “Tidak bermaksud untuk mengecewakanmu, tapi Kris baru saja datang ke Korea 5 bulan yang lalu. Harusnya dia tidak maksud ke dalam list orang yang dicurigai, kan?”

“Kami curiga adanya kasus copy-cat, Hyo. Itu sebabnya Kris masuk ke dalam list,” jelas Taeyeon.

“Lalu mengapa semuanya pria?” tanya Jessica.

“Karena dicurigai ini adalah kasus psikopat dan sangat kecil kemungkinan wanita sebagai psikopat. Sangat langka,” jelas Sehun. “Yah 3 wanita di ruangan ini adalah contoh dari hasil kelangkaan itu.”

Taeyeon dan Hyoyeon melirik Sehun tajam. Sehun hanya menyengir polos.

“Baiklah, jadi kapan aku dan Kai memulai penyamaran?” tanya Jessica.

Keempat agen menjawab serempak, “secepatnya!”

Kai mengidik ngeri. “Bagaimana dengan Luhan?”

“Seperti dia akan cemburu saja,” decak Hyoyeon.

“Sebelumnya Jessica pernah menyamar jadi model foto porno bersama Kyuhyun dan Luhan tidak marah sama sekali,” timpal Chanyeol yang diangguki oleh yang lain, termasuk Jessica.

Kai pun tercengang.

>>>

Luhan berjalan malas menuju pintu utama rumahnya. Dia tahu bukan Jessica lah yang menekan bel rumahnya karena wanita itu selalu masuk-keluar rumahnya sesuka hati. Bukan pula Kai karena Kai pasti akan selalu bersama Jessica. Kali ini, dia sedikit shock karena tebakannya salah. Kai lah yang berada di depan pintu tanpa Jessica. Luhan menoleh ke segala arah untuk mencari keberadaan Jessica. Seakan tidak melihat keberadaan Kai, Luhan keluar dari rumahnya dan melewati Kai begitu saja untuk mencari Jessica. Dia pikir Jessica bersembunyi di suatu tempat di dekat rumahnya.

“Aku datang tidak bersama Jessica. Jessica sedang sibuk mengurus galeri yang dicurigai akan terjadi pencurian lagi,” cetus Kai sambil melangkah masuk ke rumah. Dia berbalik badan untuk menatap Luhan yang sedang menatapnya bingung. “Kau juga akan datang, kan? Lukisanmu akan dipajang di galeri itu.”

Luhan menggeleng. “Aku tidak akan pergi. Aku harus menyelesaikan lukisanku sebelum festival Korea Art digelar.”

“Kau yakin?”

“Sangat sangat sangat sangat—“

Kai mendengus. “Baiklah, aku mengerti. Tidak perlu mengulang kata, Lu.”

“Bagaimana denganmu? Biasanya kau selalu bersamanya.”

“Aku akan menyusul.”

Luhan mengangguk mengerti kemudian kembali masuk ke dalam rumahnya bersama Kai dan duduk di singgasananya untuk meneruskan lukisannya. Kai menarik kursi ke arah Luhan agar ia bisa duduk di dekat Luhan.

Luhan mendesah pelan. “Dengar, Kai. Aku sudah bilang aku bukan gay dan aku serius. Jika kau tidak mau dibunuh oleh Jessica, jangan pernah—mbb!”

Kai membekap mulut Luhan dengan tangan kanan. Sementara tangan kirinya menahan kepala Luhan. Kai menatap Luhan tajam.

Stop joking, will you?” kesal Kai.

Kai bisa merasakan Luhan tersenyum dengan telapak tangannya. Sebuah senyum yang asing bagi Kai. Luhan menarik tangan Kai menjauh dari bibirnya. Kai bisa merasakan genggaman Luhan sangat kuat dan tegas.

“Jadi ada masalah apa?” tanya Luhan sambil melanjutkan kegiatan melukisnya.

“Aku dan Jessica akan menyamar untuk sebuah kasus pembunuhan berantai,” jawab Kai.

“Lalu?”

“Kami akan menyamar sebagai pasangan pengantin baru.”

“Uh-hu..”

Kai menatap Luhan yang tidak memberi respon yang sesuai dengan apa yang diperkirakannya. Kai mulai mempercayai apa kata teman-temannya.

“Kami akan tinggal bersama. Hanya berdua.”

“Kalian selalu bersama. Hanya berdua.”

“Sebagai pengantin baru?”

“Hanya menyamar.”

Kening Kai mulai berkedut kesal. “Kau tidak merasa kesal atau cemburu sedikit pun?”

Tangan Luhan berhenti memainkan kuas. Dia menarik napas dalam. Kai memperhatikan Luhan baik-baik. Cukup lama keheningan menemani mereka karena tidak seorang pun membuka mulut.

“Kalau aku cemburu, kenapa? Aku harus melakukan apa? Itu adalah resiko pekerjaan Jessica. Aku harus mendukungnya. Jika aku harus mengekspresikan kecemburuanku di saat aku cemburu, sudah lama kau mati di tanganku, Kai.”

=== Trust and Lie ===

Untuk sementara, aku mau menghiatuskan semua ffku. Aku juga ga janji untuk ff ini. Aku buat ff ini hanya untuk meluapkan emosiku semata. Hehe..

Advertisements

32 responses to “[Prolog] Trust and Lie

  1. wowww..woww..
    publish juga !!
    ihh sifat luhan dingin” tapi menakutkan !!!

    kenapa hiatus far ? 😦
    ia udh deh… ditunggu comeback nya aja deh !!^^
    Fighting !! 😀

      • hahah… engga yg ini kerennya cetarr dehh #plakk.. biasanya luhan kerennya ditambah ada unyu”nya gitu.. tp yg ini beda bangett !! 🙂

  2. sumpah luhan keren,arrghh,,,kenapa waktu author emosi luhan jadi keren banget#plakkk
    triangle ini pasti bikin nyesek banget nanti kalau ini ff di terusin.
    semoga emosi author cepat stabil deh ya*amin

    • komentar kamu kok sesuatu sih? ‘-‘
      jadi aku harus emosi dulu gitu ya biar luhan jadi keren? XD emang selama ini luhan ga pernah keren? .__.
      ini kisahnya lebih ke actionnya sih bukan romance. jadi begitu lah .-.

  3. ini lanjutannya yang partner *ato apalah itu judulnya lupa* ya?
    Seru nih… Penasaran… Ini ada actionnya kan? Ya kan? Ya dong…
    Mau hiatus selama ujian ya? *sok tau*
    Yaudah deh, aku tungguin, aku juga harus mulai belajar biar bisa lulus ^^

    • yap ini sequel dari ff itu. yang pasti ini bakal ada aksinya dan beberapa bahasa yang asdfghjkl -_- maaf aja kalo kamu bingung sama bahasanya. soalnya aku juga bingung (?) wkwk
      engga. aku hiatus sampai passionku dalam menulis kembali lagi 😦 kayaknya lagi terkena writer block deh
      ya sama-sama berjuang ^^/

  4. Kyaaaaaaa seru!!! Apalagi ini ff action pertama darimu yang aku baca. Hehehe ^^v

    Uwaaaa kris masuk list psycopat? Emm cocok sih ya mukanya. -_-v
    Penasaran sama pembunuhnya… Kira” siapa ya?

    Ih. Hubungan lulu sama jessie flat banget sih? Ga asik ah… /plakkk*. Hahahaha 😀
    Ditunggu kelanjutannya… Oh iya ini bakal di post di exoshidae juga?

    • wah sayang sekali. padahal aku punya ff action yg lain loh. lebih keren dan kompleks loh *promosi* /plak
      kris mukanya psikopat kejam macam yang ada di film halloween -_- /ditendang kris/
      wkwk emang flat banget. kai aja sampe kebingungan sendiri XD padahal udah 2 tahun bersama sepasang kekasih aneh itu. ckck
      pasti aku post di exoshidae. tapi ga sekarang. mungkin pas ff ini udah selesai baru aku post di sana ._. hehe

  5. reader baruuuu…..
    sumpah, kenapa Luhan keren banget?
    author-nim kenapa hiatus disaat aku baru jadi reader?
    T.T
    #nyesek#

    • oke, ini nyesek. kenapa pada terkejut kalo luhan bisa keren? ‘-‘ serasa luhan ga pernah keren aja deh /mundung bareng luhan/ lol
      maaf ya kayaknya aku lagi writer block. entah lah ._.

      • lol
        keseringan liat dia yang unyu
        /(@_@)\

        yahhhh
        aku baru baca yang ff cheonsa team itu juga keren banget author-nim, yakin mau hiatus?
        #mata berbinar-binar#
        lol

  6. Kyaa’ Luhan keren
    Kris appa psikopat? 😮
    Yah yah, author hiatus /nangis ame Luhan/
    Cpet comeback ya thor..
    Ku tunggu next chap-nya & Calling Out chap 10
    🙂
    Fara eonni, fighting ! 😀

  7. Huwakkk, Changmin-oppa, Kris jadi tersangka kasus pembunuhan… Wowowowow… NICE! KEREN! /teriak bareng Changmin-oppa/ Always, setia menunggu FF author-nim favoritku nih… Apapun ceritanya dan kapanpun publishnya.. /awww ketawa bareng D.O/ Semangat!!!!! Wow, Luhan selalu punya karakter beda nih, ini ni yang bikin keren, eh bukan maksutnya yang bikin cerita yang keren hehehe>_<

  8. sequel dri (patner,uh !) ya thor , udh gk sbr liat moment kaisica’nya , apa lgi mreka nyamar jdi pengantin baruu.
    pokok’nya di tunggu bngt ya kelanjutannya 🙂

  9. penasaran banget sama ceritanya, karakternya setiap cast kok asik gini ya, hwhwh. cepet di post eon 😀
    yehh, jadi hiatus eon?-_-
    cepet balik yaa~ masih banyak yang mau ku tagih :p

  10. yg ini masih nyambung ama yg ff partner, uh? yah eonn ..?
    mungkin reader kaget ama karakter luhan yg keren disini, krna biasanya karakter luhan kan cute, cute gmna gthu!!:D
    hahaha
    namanya kyuhyun ahjussi nyempil juga disini!!!XD direkrut FBI sgala lg, jadi inget cheonsa team dech ..! uhuhuhuhu T^T *sprutt! sprutt!/buang ingus/ ewww!* ._.

  11. hmmmm…padahal bagus chingu, aku suka jalan ceritanya, kayak cheonsa team yang kini mati suri hehe….
    lanjutin ya chingu ^^

  12. UWAUWAUWAUWA
    LUHAAAAN! Astaga suka sama part akhir..

    “Kalau aku cemburu, kenapa? Aku harus melakukan apa? Itu adalah resiko pekerjaan Jessica. Aku harus mendukungnya. Jika aku harus mengekspresikan kecemburuanku di saat aku cemburu, sudah lama kau mati di tanganku, Kai.”

    Astaga Luhan uwaw banget dirimu.. Jadi ngepens deh *Q*

    Oh~ Segera menikahlah Kaisica~ biar pembunuhnya cepat datang. Aku paling suka FF beginian, action ada pembunuhannya. Aduh eon rugi bangeeeeeeeeet kalau ini ga di lanjutin. Ceritanya buagus banget loh T.T
    asdfghjkl ga tau mau komen apa saking kerennya (y)

  13. Duh luhan keren bgt itu kata2nya pas diakhir. Luhan percaya bgt sama jessica dan mendukungnya. Hebat. Gasabar penyamaran kai sama jessica gimana. Action gimana. Terus misteri dbalik pembunuhan tsb. Eonnie memang daebak dptmembuat ff2 yg daebak. Fighting

  14. Cerita ini lanjutan dari ff partner uh or sequel…??

    Tapi menarik ceritanya… Aku harap jadinya KaiSica… Ditunggu kelanjutannya

  15. Keren thor prolognyaaaa.. Daebak!!! Ga sabar nih buat kelanjutan ceritanya hehe 😀 lanjut ya thor, plis 😦

  16. Aku baru ngeh kalo Cheonsa team uda gak ada..
    Hhmm.. pantesan gak pernah nongol.
    Berharap author yg kece ini mau ngelanjutin ff ini abis hiatus.
    Hwaaa.. Disini Luhan keren bener. Cakep dah
    Ditunggu ya lanjutannya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s