Cuap-cuap for Calling Out

calling out 4

Pertama-tama, aku mau bersorak dulu karena Calling Out akhirnya selesai. Horeeee \^o^/
Kedua, aku juga mau bersorak karena bisa nganggur selama setahun jadi aku ga akan dibilang pengkhianat sama temen-temenku dan supaya aku ga usah belajar lagi. Bosen. Wkwkwk

Selanjutnya, aku mau protes ke Dhyna selaku orang yang menjadi alasan ff ini dibuat tapi ga pernah mengunjukkan diri sejak beberapa chapter terakhir 😐

Lalu tidak lupa berterima kasih kepada reader-reader aktif yang selalu memberikan semangat untuk ff ini walaupun ff ini lama banget updatenya .-.

Bisa dibilang ini adalah ff marriage lifeku yang kedua setelah Because of You dan ff marriage life pertama yang bisa aku selesaikan. Ini juga ff pertama dimana Jessica dibuat hamil dan punya anak setelah sebuah ff jaesica-ku yang sampai 2 tahun berlalu pun belum bisa aku lanjut. Ff terpanjang pula~

Ff ini dibuat untuk Dhyna yang merequestnya dan untuk menggantikan ff Mistake yang ga berani aku posting lanjutannya.

Calling Out merupakan ff marriage life yang menceritakan tentang sepasang suami-istri yang menikah bukan karena cinta melainkan karena sang wanita hamil. Mereka berjanji akan bercerai saat anak itu sudah cukup besar dan saat mereka sudah bisa menemukan jalan hidup masing-masing. Eh ternyata mereka malah saling jatuh cinta pada akhirnya.

Walaupun begitu, sang wanita, Jessica, tetap memikirkan mantan kekasihnya sekaligus ayah kandung anaknya. Sebenarnya inti kisah Calling Out adalah Jessica yang selalu memikirkan Luhan dan selalu memanggil nama Luhan jika ia sedang berada di suatu masalah. Jadi emang awalnya aku berencana mengakhiri ff ini dengan lusica dan membuat Kris meninggal. Bahkan aku sudah buat draftnya. Inilah cuplikannya.

*

Luhan menghela napas panjang sembari memasuki rumah yang mirip dengan rancangan proyek akhirnya saat kuliah dulu. Akhirnya setelah sekian lama, dia membangun rumah ini juga. Dan kini, rasanya berbeda. Rasanya ada sesuatu di rumah itu yang selalu menariknya untuk cepat pulang dan berlama-lama di rumah itu.

“Papa~”

Luhan tersenyum kecil ketika 2 anak kecil berwajah mirip dan berumur 3 tahun yang tadinya asik menonton kartun di televisi, kini berlari ke arahnya dengan lucu lalu memeluk kakinya erat. Dia akui si kembar memang memiliki tingkat ke’sensitif’an yang sangat tinggi akan kedatangannya. Dan si kembar itu lah salah satu faktor yang membuatkan sulit meninggalkan rumah terlalu lama.

“Papa, mana permen untukku?” tanya si anak laki-laki yang lahir 10 menit lebih awal.

Luhan terkekeh kecil. Ini penyebab mengapa si kembar sangat sensitif akan kehadirannya. Selalu saja permen yang mereka tanyakan. Luhan berjongkok sehingga si kembar melepaskan pelukannya agar dapat menatap ayahnya dengan tatapan memelas. Tatapan itu telah menjadi salah satu kelemahan Luhan untuk 3 tahun terakhir ini.

“Ya, sudah Papa belikan…”

“Papa beli permen hanya untuk Jiyeon! Jihoon tidak dapat apa-apa,” sahut sang adik sambil menjulurkan lidah kecilnya ke kembarannya.

Jihoon merengut kesal. “Selalu Jiyeon!”

“Karena Papa lebih sayang Jiyeon! Jihoon kan sudah sama Eomma!” balas Jiyeon.

Luhan menghela napas dengan gemas seraya mengacak rambut si kembar. Walaupun kepulangannya disambut dengan pertengkaran si kembar, tapi ini lah yang membuatnya rindu rumah. Jiyeon dan Jihoon memang tidak bisa memiliki hubungan yang datar. Kalau tidak sangat akur, ya mereka akan bertengkar.

“Sudah. Jangan bertengkar. Papa membelikan permen untuk kalian berdua,” lerai Luhan. “Kemana Eomma dan kakak-kakak kalian?”

Dengan kompak, si kembar menunjuk dapur. Sekarang memang sudah menuju waktu makan malam. Pantas jika istrinya sedang memasak untuk makan malam sekarang.

Alis Luhan terangkat bingung. “Kakak-kakakmu juga?”

Jihoon dan Jiyeon menggeleng serempak. “Kecuali Daniel oppa. Daniel oppa mana mau?” seru mereka.

“Yah! Menjelekkanku lagi, permen kalian akan ku habiskan sendiri!” teriak seseorang dari kejauhan.

Si kembar langsung berlari ke dapur untuk bersembunyi. Tinggallah Luhan dengan anak pertamanya yang sudah berumur 12 tahun menuju 13 tahun. Dengan senyum main-main, dia menghampiri Daniel dan memberikan pelukan erat.

“Yah, Papa~ aku bukan anak kecil seperti ketiga anakmu lagi! Tidak perlu memelukku erat ini!” protes Daniel.

“Hya~” Luhan mendengus. “Bagaimana bisa Daniel-ku manis, lucu dan imut menjadi remaja yang menyebalkan seperti ini dalam waktu 6 tahun?”

Daniel memicingkan matanya. Dia segera melepaskan pelukan Luhan dan pergi ke dapur. Sementara Luhan tersenyum sendiri melihat perubahan anak sulungnya itu. Daniel tumbuh menjadi remaja yang sangat tampan. Kacamata tipis yang ia pakai karena selalu bermain games, menambah kharismanya. Luhan tidak akan kaget kalau tahu anaknya menjadi idola di sekolahnya.

Idola? Sepertiku saat sekolah dulu. Aku benar-benar populer saat itu, pikir Luhan sambil menyisir rambutnya dengan jari, penuh percaya diri.

“Ngomong-ngomong, selamat kembali ke rumah. Selama 2 minggu Papa pergi, Mommy seperti anak remaja yang sedang patah hati,” celetuk Daniel.

Luhan kini berdecak. Daniel benar-benar sudah ‘dewasa’. Apa benar dia sedang berhadapan dengan remaja berumur 13 tahun dalam tahun Korea? Akan tetapi caranya berbicara sudah seperti pria berumur 17 tahun.

“Ya, begitulah susahnya menjadi seorang Luhan. Selalu dirindukan,” sahut Luhan asal.

Daniel memutar matanya jengah. Luhan terkekeh melihatnya. Ia segera berlari dan merangkul Daniel ketika langkah mereka sudah sejajar.

Sesampainya di dapur, ia disambut dengan suasana yang sangat ramai. Sang ibu masih sibuk menuangkan sup ke beberapa mangkuk. Si kembar sibuk berebut piring kesayangan mereka dan anak laki-laki berumur 6 berdiri di antara si kembar untuk melerai keduanya. Luhan pun menyuruh Daniel untuk mengambil Jiyeon sedangkan ia mengurus Jihoon.

“AAA~~” teriak si kembar.

Mendengar perdebatan riuh berubah menjadi teriakan anak kembarnya, sang ibu pun menoleh. Ia memasang wajah bodohnya ketika dia melihat kehadiran Luhan. Sementara si anak berumur 5 tahun itu berlari untuk memeluk Luhan.

“Papa~”

“Kris~”

Luhan mendudukkan Jihoon di lutut kanannya dan menerima pelukan Kris dari sisi kiri. Ya, anak berumur 6 tahun itu diberi nama Kris, anak yang mendapat gen dari Kris Wu. Kandungan Jessica hampir saja keguguran 7 tahun yang lalu jika Luhan tidak membawanya ke rumah sakit tepat waktu.

“Kapan kau pulang?” tanya istrinya saat kesadarannya pulih. Tampang bingung dan bodohnya masih melekat di wajahnya.

“Baru saja. Tepat beberapa menit sebelum Jihoon dan Jiyeon berlari ke dapur,” jawab Daniel yang sedang memindahkan mangkuk-mangkuk berisi sup ke atas meja setelah mendudukkan Jiyeon di kursi kesayangannya.

Jessica mengangguk mengerti sambil mengerucutkan bibirnya. “Tidak ada pelukan untukku?”

“Dengan Jihoon dan Kris di pelukanku?” sahut Luhan.

“Baiklah, aku mengerti!” balas Jessica kesal.

Luhan tersenyum simpul.

“Kemari, Sic..” panggil Luhan.

“Tidak. Aku sibuk!”

“Ke sini.”

Jessica mendesah kasar dan meninggalkan pekerjaannya untuk menghampiri Luhan yang sedang duduk di lantai dengan Kris duduk di paha kirinya dan Jihoon di paha kirinya. Luhan mengetuk bibirnya.

Jessica menggeleng. “Shireo!”

“Kalau begitu, jangan merajuk seperti itu. Kau sendiri yang menolak,” tanggap Luhan santai.

Jessica menggeram. Melihat Jessica mulai membungkuk, Luhan menyeringai lebar. Ia menerima ciuman singkat dari Jessica dengan senang hati sambil menutup mata kedua anak di pangkuannya. Jessica segera menoleh ketika ingat Jiyeon bisa saja melihat kejadian tadi. Untung saja anak bungsunya itu sedang asik memainkan sendoknya. Artinya tinggal satu anaknya yang perlu dikhawatirkan.

“Tenang saja. Aku sudah terbiasa. Dari sejak Daddy Kris hingga Papa Luhan,” kata Daniel, seakan mengerti tatapan Jessica yang mengarah kepadanya.

Si Kris kecil menunjuk dirinya. “Aku?”

Daniel memutar matanya. “Bukan!”

“Anakmu itu benar-benar menyebalkan sekarang…” desis Luhan.

“Tidak saat kau tak ada,” sergah Jessica kemudian memeletkan lidahnya. “Daniel benar-benar manja kepadaku.”

Luhan tertawa sinis. “Oh ya, kau punya Daniel, Kris dan Jihoon yang manja kepadamu. Aku hanya punya Jiyeon. Oh Jiyeon-ah, betapa Papa menyayangimu~”

“Aha! Papa sayang Jiyeon bukan oppa-oppa!” seru si bungsu riang.

Kembarannya pun berdiri dan berlari ke ibunya sambil menggerutu, “Jihoon benci Papa!”

“Kris juga benci Papa.” Anak keduanya ikut meninggalkannya.

*

Aku suka peran Daniel yang berubah jadi dingin. Keren~~ :3

Yah tapi aku ganti karena kurang sreg sama ending. Setelah membaca ulang ff ini dari awal sampai akhir berkali-kali dan ditambah semedi di ruang ujian nasional (ya pas UN, aku malah mikirin hal ini saking lamanya bel ujian selesai berbunyi -_-). Akhirnya aku memutuskan untuk memilih ending seperti yang sekarang. Kenapa? Karena menurutku lebih seru. Simple, ‘kan? Wk

Dan jujur, dari semua karakter, aku paling paling takut sama karakternya Sehun. Kok bisa? Soalnya aku ga bisa menemukan karakter Sehun yang cocok untuk kisah di sini. Jika diperhatikan, kayaknya karakter Sehun yang paling transparan di sini. Kalau Tiffany, Xiumin, Victoria, Lay dan Krystal sih bukan masalah besar karena mereka emang bukan karakter penting dan jarang muncul. Tapi Sehun? Akh, mengerikan ;;___;;

Aku mau nulis apa lagi ya? Yah udah deh segitu aja. Terlalu panjang juga ribet.

PS. Kalau niat, aku mau buat sequelnya. Tapi tentang Kris doang.

PSS. Kan aku ga lolos nih. Berarti janji ff NC ga jadi dong? Aduh bahagia to the max lah kalau begitu. Wkwkwk /plak

Tambahan foto Daniel sama temennya pake seragam sekolah >< kalau udah besar, nikah sama aku yuk, Daniel~

Sooyoung umur 5 tahun nanti bakal mirip Daniel >___<

Advertisements

52 responses to “Cuap-cuap for Calling Out

  1. min , ini udh end ya ? , trus chapter 12’y mana ??? Nice a ff , buat lagi ys chingu ff HanSica *maklum , HanSica shipper*

  2. thor, padahal aku lebih suka ending yang ini-__- aku anggap yg ini aja ya endingnya huahaha. oke ditunggu ff yg lainnya thor^^

  3. sangat..sangat tidak berharap ending.y seperti ini xD luhan terlalu poloss,, kalo kris pas XD
    SEQUUEEELLLLLL krissica yaa..
    NC juga boleh .-.

  4. Dibuat sequelnya ttg kris n jessica, berharap mereka kembali bersama dengan putrinya n daniel. Bnr bgt tuch karakter sehun di part final, eon suka bgt. Dy lucu bgt n ga cocok bgt jd org dewasa hehehe. Dtunggu sequelnya

  5. Cerita yang itu eon *nunjuk ke atas* itu keren masa ‘-‘ Sica pny banyak anak deh.. Ga bisa bayangin ._.v
    Dan mungkin aku sedikit puas setelah baca ini 🙂 Karena aku lagi nyariin FF LuSica… Aku pengen buat FF LuSica juga. Di teaser EXO Lulu kelihatan maco bgt jadi wolfnya.. Suka pokoknya sukaa..

    Btw eon, aku kangen >< Jujur deh
    Dan FF-mu yg lainnya.. Aku selalu menunggu^^
    Fighting ya eonni 😀

    • unyu ya sica punya banyak anak. aku mikirin tipe macam sica kalo punya banyak anak mau jadi apaan XD
      cie cie yang mau buat ff lusica ~ aku tunggu deh ya :3
      kangen sama siapa? aku? iya aku juga :*
      sip ~ silahkan menunggu ^^

      • aku ga bisa mikir gimana klo org kyk sica punya banyak anak eon /.\) repot pasti, kan sica sendiri juga repotan (?)
        tapi aku masih bingung gimana ngefeel sama lusica? ._. aku juga suka baekhyun eon, tapi ga bisa ngefeel sama baeksica (permasalahan terbesar) kasih cara dong eon.. dihipnotis gitu atau diksh plajaran biar suka :3
        ciee yang balik kangen :* eonni jarang kelihatan akhir2 ini u,u kemana aja eon???

      • Waduh aku ga tau caranya biar ngefeel sama lusica. Aku ngefeel sama couple itu aja setelah buat ff couple itu mulu. Aku kan jiwa petualang pairing (?) :3
        Tapi kalo butuh banget feel untuk buat ff, mending cari couple yang udah kamu dapet feelnya aja~

      • Pengen deh dapet feel dari couple lusica sama baeksica… pake kemoterapi jga gapapa (?)

        Eonniiiiii~ masa iya aku terus2an buat pairing KaiSica ==” kan ga adil :3

      • DioSica xD KyungSica xD Huweee.. aku baru suka Dio karena Highjight Medley EXO ._. Dan sedikit suka Lay .-. Eonniyaa… banyak banget yang pengen aku bicarakan sama eonni.. ><

  6. bgi yg hansica shipper mgkinending yg dibwd author kurang mmuaskn, tp krn author bwd ni cuap2 mgkin mreka sdikit lega…
    oh ea bner tu thir,kyak’a q suka ni karakter daniel stelah dewasa… jdi kpkirn sm kisah cinta daniel?hehehe….

    cute pic

    next ….

    • Aku sengaja buat ini untuk yang pro luhan juga. Biarin kris bahagia di sequel aja XD
      Mungkin aku buat kisah percintaan daniel dan aku aja kali ya? :3 /plak

  7. Wa….tapi jujur aku lebih suka ending yg sebenernya(?) Soalnya kan kasian kalo krisnya meninggal TT sequel? Pasti!!!! Janji ya thor bikin sequelnya~~ jangan lama2!!>< Kkk

  8. untung cerita yg ini g bnr2 kamu pkk , pa kamu setaga itu far mmbunyh kris? T^T
    kasihan tau kriss… kau terlalu menyiksanya (?) far tekanan batin pasti kris klo ceritanya jd gini 😀
    xixi

  9. hiks hiks hiks~~
    kris mana thorrrrrrrr~
    nyesek bangettttt bukan krissica.
    padahal gara2 ff ini aku jadi suka krissica. tapi ending mereka ga bersatuuuuuu.. TTTTT.TTTTT

  10. ah thor._. u.u kris oppa kan kasian u.u
    buat 2 versi sequel deh-_- yg satunya luhan, yg satunya kris
    tapi sm2 ada jessica gitu loh :3 #abaikan
    ditunggu ya thor 😀 nice ff!!! two thumbs up

  11. maafkan aku setulus hatimu.. kepergian diriku itu bukan keinginanku.. /kok jadi st12/ -_-

    maafkan aku, fara~! aku bener2 emang jarang online sekarang. kalau pun online, paling cuman post ff sama update status di facebook. aku juga pada telat tau soal berita hallyu. EXO ngeluarin teaser pertama, aku telat tau. SNSD ngeluarin PV, aku juga telat tau. biasanya aku main ke blog kamu, exoshidae, sama adek aku vivin juga udah jarang. faktor penyebabnya antara lain; nyelesain laporan magang, ulangan harian, tugas numpuk, bimbingan belajar, modem rusak, pulsa di hape kagak ada, dan lain sebagainya.

    aku udah baca Calling Out dari chapter yang belum ku baca sampai final. conclution, aku benar-benar terharu sama endingnya. pas banget aku juga dilema sama akhirnya pengen krissica atau lusica. padahal dulu ngarepin krissica, tapi kamu sukses bikin aku geregetan sama lusica sampai aku di kira ve sebagai pengikutnya juga /kok kayak eyang subur/ ‘-‘)

    oh, ya, selamat buat pernikahannya sehun dan seohyun. lucu banget deh sehun gagal ngurusin istri sendiri. sehun always like a child, ever and forever. dan sekali lagi, maafin aku ya. makasih banget kamu udah mempersembahkan ff ini untukku, far! /lap ingus/
    semangat juga buat ngelanjutin ff thorn love, trust and lie, dan hard to say i love you. itu tiga ff yang ku tunggu. aku pasti baca dan komen tapi harap maklum kalo telat.

    sekali lagi, JEONGMAL MIANHAEYO! GOMAWO! SARANGHAEYO! :* 😉

    • Iya iya ga papa. Kok udah pkl aja? Abangku aja pkl di kelas 4 abis UN loh. Semangat ya!
      Iya aku juga dilema. Ga bisa mihak salah satu soalnya reader demo mulu u.u
      Lol pengikut ve XD ada-ada aja kalian. Macam upin-ipin aja. Hahaha

      • gak tau tuh pihak sekolah pengen pkl kami di cepetin. tapi seru sih! dapat banyak pengalaman dan sekarang udah terbiasa dengan luka-luka tragis. yah, upin ipin deh. ntar deh aku ngajakin ve buat botakin rambut ‘-‘)

  12. aku mauuuu jadi mantunya luhan dong daftaaaar:3
    untung bukan ini end nya, agak sedikit gak rela. kalo sama kris juga ga rela sih. pingin dua2nya-__-
    yaudahlah, ditunggu ya far sequelnyaa^^
    papay calling out

    • jangan~~ calon mantunya luhan cukup aku aja >o<
      yah bagusan ending yang sekarang aku pake. ending yang ini juga lumayan. unyu walaupun aneh berat. LOL
      aku ga janji ya soal sequel. cuma sekedar kalo niat aja. hehe

  13. Aku ngebayangin Daniel gedenya bakalan mirip sama Sehun tapi rambutnya normal bukan pink blonde kayak sekarang..
    Bikin ff marriage life lagi ya thor, jebalyoo

  14. Oh iya thor, kalo bisa bikin ff berpairing D.O-Sica yaa kayanya aku GAK PERNAH baca ff berpairing tersebut.. *berapi-api*
    Mian thor commentnya gaje ^^

  15. oalaah ternyata begitu toh~ oke oke deh
    Horrraay ada cuplikan ending Lusica, dan betapa bahagiaaaanyaaaa diri ini kalo dalam cerita ini Kris udah meninggal saudara-saudara!! xD /dibakar fansnya Kris.
    Deeeuh makasih eon aku seneng banget~ /reader gila

    Ih Daniel keren, ganteng pula.. jadi ada ‘feel’ sama dia. Kan papanya (Luhan) udah ada Jessica, jadi sama Daniel aja ah~ xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s